INDRAMAYU – Universitas Tangkas Jaya, institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indramayu, menghadirkan rangkaian kegiatan akademik bergengsi pada Senin, 7 April 2026. Acara yang melibatkan lebih dari 2.000 peserta dari berbagai latar belakang ini mencakup tiga kegiatan utama: seminar internasional, webinar interaktif, dan kuliah umum dengan pembicara tamu ternama dari tingkat nasional dan global.
Rangkaian acara bertajuk “Digital Innovation for Sustainable Future 2026” ini merupakan komitmen Universitas Tangkas Jaya dalam menghadirkan wawasan akademis terkini kepada mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas. Penyelenggaraan acara dalam skala besar ini juga mencerminkan upaya kampus untuk memperkuat positioning sebagai pusat pembelajaran yang progresif dan responsif terhadap dinamika global.
Seminar Internasional: Kolaborasi Akademik Lintas Benua
Acara puncak pada tanggal 7 April 2026 dimulai dengan seminar internasional berjudul “Green Technology and Economic Growth in Southeast Asia” yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Utama Kampus Indramayu, mulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB. Seminar ini menghadirkan pembicara utama dari berbagai institusi ternama, termasuk Dr. Soemarto Wijaya, seorang ahli ekonomi berkelanjutan dari Universitas Indonesia yang telah menerbitkan lebih dari 30 jurnal internasional tentang pertumbuhan ekonomi hijau.
Selain itu, acara juga mengundang Prof. Dr. Kunthea Sophea dari Royal University of Phnom Penh, Kamboja, yang membawa perspektif unik tentang implementasi teknologi hijau di Asia Tenggara. Kehadiran pembicara internasional ini menunjukkan komitmen universitas dalam membangun jaringan akademik global.
“Kami memilih tema transformasi digital dan keberlanjutan karena dua isu ini menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan berkelanjutan. Di era pasca-pandemi, universitas harus berperan aktif dalam mendiskusikan solusi konkret terhadap tantangan global,” ujar Prof. Dr. Bambang Setiawan, Rektor Universitas Tangkas Jaya, dalam acara press conference yang diadakan tiga hari sebelumnya.
Seminar internasional ini juga menampilkan sesi panel discussion yang melibatkan praktisi industri teknologi dari perusahaan-perusahaan terkemuka seperti PT Solusi Energi Terbarukan Indonesia dan CV Inovasi Digital Nusantara. Peserta seminar diharapkan dapat berinteraksi langsung dengan para pembicara melalui sesi tanya jawab yang dijadwalkan setelah setiap presentasi.
Webinar Interaktif: Pembelajaran Digital yang Inklusif
Menindaklanjuti seminar pagi, Universitas Tangkas Jaya menggelar webinar interaktif pada siang hari (13.30–16.00 WIB) dengan fokus pada “Digital Literacy for MSMEs in Rural Indonesia”. Webinar ini dirancang untuk menjangkau pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berlokasi di Indramayu dan sekitarnya, mengingat wilayah ini memiliki potensi ekonomi lokal yang signifikan.
Webinar yang dapat diakses secara daring dan luring ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM, yaitu Ibu Siti Nurhaliza, Kepala Divisi Digitalisasi UMKM. Dalam persiapannya, Ibu Siti menekankan pentingnya inklusi digital bagi komunitas UMKM di Indonesia.
“Webinar ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas UMKM lokal dalam memanfaatkan platform digital. Kami percaya bahwa teknologi dapat menjadi akselerator bagi pertumbuhan ekonomi lokal, terutama di wilayah-wilayah yang sebelumnya kurang terjamah oleh ekosistem digital,” kata Ibu Siti dalam wawancara eksklusif dengan Tim Jurnalisme Kampus Tangkas Jaya.
Peserta webinar akan mendapatkan materi pembelajaran praktis tentang penggunaan e-commerce, social media marketing, dan financial technology untuk bisnis kecil. Universitas Tangkas Jaya juga berkomitmen untuk menyediakan pendampingan lanjutan pasca-webinar bagi UMKM yang berminat mengembangkan bisnisnya secara digital.
“Ini adalah manifestasi nyata dari program community engagement universitas kami. Kami ingin kampus tidak hanya menjadi tempat pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial ekonomi di komunitas sekitar,” tambah Dr. Yulianto Hary Supriyanto, Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kemitraan Universitas Tangkas Jaya.
Kuliah Umum: Visi Pemimpin Industri Teknologi
Penutup dari rangkaian acara akademik hari tersebut adalah kuliah umum yang menghadirkan Bapak Ahmad Rizki Pratama, Founder dan CEO dari PT Teknologi Masa Depan Indonesia (TMDI), sebuah startup teknologi yang telah meraih valuasi unicorn pada tahun 2024. Kuliah umum berlangsung mulai pukul 16.30 hingga 18.00 WIB di Auditorium Utama yang sama.
Dalam kuliah umum berjudul “From Startup to Impact: Building Sustainable Tech Ecosystem in Indonesia”, Bapak Ahmad akan berbagi pengalamannya dalam mengembangkan solusi teknologi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial positif. Topik ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa yang memiliki ambisi menjadi entrepreneur muda.
“Sebagai alumni Universitas Tangkas Jaya sendiri, saya sangat bangga bisa kembali ke kampus untuk berbagi pengalaman dengan generasi muda yang penuh semangat. Saya ingin menekankan bahwa kesuksesan finansial bukanlah satu-satunya ukuran, tetapi dampak positif yang kita berikan kepada masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Bapak Ahmad Rizki dalam konferensi pers yang diadakan saat pengukuhan sebagai pembicara utama kuliah umum.
Respons Mahasiswa dan Partisipasi Akademik
Antusiasme mahasiswa Universitas Tangkas Jaya terhadap rangkaian acara ini sangat tinggi. Pendaftaran peserta dari kalangan mahasiswa mencapai 1.200 orang, jauh melampaui kapasitas auditorium utama yang hanya dapat menampung 800 orang. Hal ini mendorong panitia untuk menambah ruang overflow dengan sistem live streaming untuk mengakomodasi peserta yang tidak dapat masuk ke ruang utama.
Salah satu mahasiswa, Dini Kusumawati, mahasiswa tingkat akhir Prodi Teknik Informatika, menyatakan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. “Saya sangat tertarik dengan pembicara dari luar negeri karena bisa menambah perspektif saya tentang isu global. Selain itu, kuliah umum dari founder TMDI akan sangat bermanfaat bagi saya yang sedang mengembangkan ide startup,” ujar Dini, 23 tahun.
Dukungan juga datang dari kalangan dosen. Dr. Eka Wijaya, Ketua Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia, melihat kegiatan ini sebagai kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar di luar ruang kelas. “Pembelajaran kontekstual seperti ini memberikan nilai tambah yang tidak bisa didapatkan dari buku teks atau pembelajaran virtual semata. Mahasiswa langsung berhadapan dengan praktisi dan akademisi terkemuka,” katanya.
Dampak dan Harapan ke Depan
Rangkaian acara pada 7 April 2026 diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi ekosistem akademik dan komunitas lokal. Universitas Tangkas Jaya rencananya akan mendokumentasikan setiap sesi menjadi materi pembelajaran yang dapat diakses oleh mahasiswa sepanjang tahun akademik.
Selain itu, panitia juga merencanakan publikasi prosiding seminar yang akan didistribusikan ke berbagai institusi akademik dan perpustakaan digital. Ini adalah upaya universitas untuk berkontribusi dalam publikasi ilmiah dan memperkuat jejak akademik kampus di tingkat nasional dan internasional.
Prof. Dr. Bambang Setiawan menegaskan bahwa penyelenggaraan acara skala besar ini akan menjadi stepping stone untuk program-program akademik yang lebih ambisius di masa depan. “Kami menargetkan untuk menjadi salah satu universitas terdepan di kawasan Cirebon-Indramayu dalam hal inovasi dan penelitian dalam lima tahun ke depan. Kegiatan seperti ini adalah bagian dari roadmap jangka panjang kami,” paparnya.
Kesimpulan
Penyelenggaraan rangkaian seminar, webinar, dan kuliah umum oleh Universitas Tangkas Jaya pada 7 April 2026 merupakan perwujudan dari visi institusi sebagai pusat pembelajaran yang dinamis, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Dengan menghadirkan pembicara berkaliber internasional dan nasional, serta mengintegrasikan partisipasi komunitas lokal, universitas ini telah menunjukkan komitmennya dalam menjembatani gap antara akademisi dan industri.
Bagi mahasiswa Tangkas Jaya, kegiatan ini membuka wawasan tentang peluang karir dan pengembangan diri di era digital. Bagi UMKM lokal, webinar interaktif memberikan kesempatan konkret untuk meningkatkan kompetensi digital. Dan bagi institusi akademik secara umum, penyelenggaraan acara ini menegaskan posisi Universitas Tangkas Jaya sebagai aktor penting dalam pembangunan berkelanjutan di Indramayu dan kawasan sekitarnya.
Diharapkan bahwa momentum ini dapat dipertahankan dengan program-program follow-up yang berkelanjutan, sehingga dampak positif dari kegiatan 7 April 2026 dapat terus dirasakan oleh semua stakeholder dalam jangka panjang.
—
Berita ini telah diverifikasi dari sumber resmi Universitas Tangkas Jaya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Biro Komunikasi dan Media Relations Universitas Tangkas Jaya di (0234) XXXX-XXXX atau via email: [email protected]