INDRAMAYU — Universitas Tangkas Jaya, institusi pendidikan tinggi terkemuka di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, resmi memperoleh status akreditasi institusional dengan peringkat “Unggul” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pencapaian prestis ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam meningkatkan standar mutu akademik dan operasional secara berkelanjutan.
Pengumuman resmi status akreditasi tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Aula Utama Rektorat Tangkas Jaya, Jumat (13/4/2026). Hadir dalam acara tersebut Rektor Universitas Tangkas Jaya Prof. Dr. Bambang Sutrisno, S.E., M.B.A., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Institusional Dr. Siti Nurhaliza, M.Pd., serta pejabat struktural lainnya.
Pencapaian akreditasi “Unggul” ini menempatkan Universitas Tangkas Jaya dalam kategori tertinggi sistem penilaian BAN-PT. Status tersebut berlaku selama delapan tahun akademik, sejak 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2033. Keputusan ini didasarkan pada evaluasi komprehensif terhadap 11 standar akreditasi, mencakup visi, misi, dan tujuan; tata pamong; kemahasiswaan dan pelayanan karir; sumber daya manusia; kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik; pembiayaan, sarana, dan prasarana; serta penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.
Perjalanan Panjang Menuju Puncak Kualitas
Universitas Tangkas Jaya, yang didirikan pada tahun 1998, telah mengalami evolusi signifikan dalam dua dekade lebih beroperasi. Lokasi strategis di jantung Kota Indramayu menjadikan institusi ini sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia berkualitas bagi masyarakat Indramayu dan sekitarnya.
Sebelum meraih status akreditasi “Unggul” kali ini, Universitas Tangkas Jaya telah menjalani proses akreditasi institusional yang ketat. Perjalanan panjang ini dimulai dengan akreditasi pertama pada tahun 2008 dengan peringkat C, kemudian meningkat menjadi peringkat B pada tahun 2015, dan selanjutnya mencapai peringkat A pada siklus akreditasi berikutnya.
“Kami memahami bahwa akreditasi bukan sekadar sebuah sertifikat yang menghiasi dinding ruang pejabat. Akreditasi adalah refleksi komitmen nyata kami terhadap perbaikan berkelanjutan,” ujar Prof. Dr. Bambang Sutrisno dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui platform digital kampus.
Rektor yang telah memimpin universitas sejak tahun 2018 ini melanjutkan penjelasannya dengan detail yang terukur. “Status akreditasi ‘Unggul’ yang kami terima hari ini adalah hasil kerja keras seluruh civitas akademika Tangkas Jaya. Dari dosen yang berdedikasi, tenaga administratif yang profesional, hingga mahasiswa yang proaktif, semuanya berkontribusi dalam pencapaian luar biasa ini.”
Pilar-Pilar Utama Peningkatan Mutu
Kesuksesan Universitas Tangkas Jaya dalam meraih akreditasi tertinggi tidak terjadi begitu saja. Langkah-langkah strategis telah dirancang dan diimplementasikan dengan sistematis selama beberapa tahun terakhir.
Dr. Siti Nurhaliza, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Institusional, menjelaskan tiga pilar utama yang menjadi fondasi peningkatan mutu. “Pertama, kami fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kami telah mengalokasikan dana signifikan untuk pelatihan dosen, sertifikasi akademik, dan pengembangan keahlian. Hingga akhir tahun 2025, 78 persen dosen kami telah memiliki sertifikasi pendidik dan 42 persen telah mencapai tingkat doktor,” jelas Dr. Siti dalam diskusi kelanjutan setelah konferensi pers.
Pilar kedua, menurut pejabat akademik tersebut, adalah modernisasi sarana dan prasarana pendidikan. Universitas Tangkas Jaya telah menginvestasikan lebih dari 45 miliar rupiah untuk pembangunan fasilitas baru dalam lima tahun terakhir. Investasi ini mencakup pembangunan laboratorium terintegrasi dengan teknologi terkini, perpustakaan digital dengan koleksi 150 ribu judul buku elektronik, studio produksi multimedia, dan fasilitas olahraga standar internasional.
“Kami percaya bahwa lingkungan belajar yang modern dan nyaman akan meningkatkan motivasi serta prestasi mahasiswa. Fasilitas berkualitas juga menarik minat calon mahasiswa terbaik,” tambah Dr. Siti.
Pilar ketiga adalah penguatan ekosistem penelitian dan pengabdian masyarakat. Universitas Tangkas Jaya telah meningkatkan alokasi dana penelitian sebesar 35 persen dalam tiga tahun terakhir. Program hibah penelitian internal telah memberikan dukungan kepada lebih dari 200 peneliti aktif. Hasil riset para akademisi kampus telah dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi dan berkontribusi pada penyelesaian masalah-masalah lokal di Indramayu.
Standar Akademik yang Ketat
Pencapaian akreditasi “Unggul” juga didukung oleh implementasi standar akademik yang ketat dan terukur. Universitas Tangkas Jaya telah mengadopsi sistem learning outcomes yang jelas untuk setiap program studi, dengan evaluasi berkelanjutan melalui mekanisme quality assurance internal.
Dr. Ahmad Wijaya, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Tangkas Jaya, menjabarkan mekanisme quality assurance yang telah diterapkan. “Kami melakukan evaluasi diri secara berkala, setidaknya dua kali dalam setahun akademik. Evaluasi ini melibatkan seluruh stakeholder, mulai dari dosen, mahasiswa, alumni, hingga industri. Feedback yang kami kumpulkan menjadi dasar untuk pengembangan dan perbaikan berkelanjutan,” ujar Dr. Ahmad.
Selain itu, Universitas Tangkas Jaya telah menjalin kerjasama dengan lebih dari 60 institusi pendidikan tinggi internasional, baik untuk program pertukaran mahasiswa maupun dosen. Kolaborasi akademik ini memastikan bahwa standar pembelajaran di kampus Indramayu setara dengan institusi-institusi terkemuka di tingkat global.
Dampak Nyata bagi Mahasiswa dan Komunitas
Status akreditasi “Unggul” yang baru saja diraih akan membawa dampak positif yang signifikan bagi berbagai pihak yang terlibat dalam ekosistem Universitas Tangkas Jaya.
Bagi mahasiswa, akreditasi tertinggi ini membuka peluang yang lebih luas. Gelar yang diperoleh dari universitas yang terakreditasi “Unggul” akan memiliki nilai yang lebih tinggi di pasar kerja nasional maupun internasional. Mahasiswa Tangkas Jaya juga akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan studi di jenjang lebih tinggi di universitas-universitas top dunia.
“Sebagai mahasiswa tahun keempat, saya sangat bangga menjadi bagian dari institusi yang telah mencapai akreditasi tertinggi. Ini memberikan kepercayaan diri bahwa pendidikan yang saya terima adalah berkualitas dan diakui secara nasional,” ujar Muthia Rahmawati, mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Tangkas Jaya yang ditemui di area kampus.
Bagi masyarakat Indramayu, peningkatan mutu Universitas Tangkas Jaya akan meningkatkan sumber daya manusia lokal yang berkualitas. Alumni yang kompeten dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah dan menciptakan inovasi yang memberikan solusi untuk berbagai tantangan sosial-ekonomi lokal.
Untuk industri dan dunia usaha, status akreditasi ini menjadi jaminan bahwa lulusan Universitas Tangkas Jaya memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Program studi di universitas ini telah dirancang dengan melibatkan representasi industri, memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan praktis di lapangan.
Komitmen Berkelanjutan
Meskipun telah meraih akreditasi tertinggi, Universitas Tangkas Jaya tidak berhenti di sini. Pimpinan institusi telah menetapkan visi jangka panjang untuk periode akreditasi berlaku (2026-2033).
Prof. Dr. Bambang Sutrisno menguraikan roadmap pengembangan kampus ke depan. “Dalam delapan tahun ke depan, kami akan fokus pada tiga area utama. Pertama, meningkatkan penelitian unggulan yang berdampak global. Kedua, memperkuat kemitraan strategis dengan industri 4.0. Ketiga, mengembangkan kampus menjadi pusat inovasi berkelanjutan untuk pembangunan daerah,” papar Prof. Bambang.
Investasi signifikan telah dialokasikan untuk mendukung visi tersebut. Rencana pengembangan kampus mencakup pembangunan research park dengan fokus pada teknologi hijau, perluasan program studi internasional, dan peningkatan intensitas keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian masyarakat.
Penutup: Tonggak Sejarah dalam Pengembangan Pendidikan Tinggi di Indramayu
Perolehan akreditasi institusional “Unggul” oleh Universitas Tangkas Jaya merupakan tonggak sejarah penting dalam perjalanan pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Indramayu. Pencapaian ini membuktikan bahwa dengan dedikasi, perencanaan strategis, dan implementasi yang konsisten, institusi pendidikan di daerah dapat meraih standar kualitas tertinggi yang diakui secara nasional.
Sebagai institusi yang berkomitmen pada peningkatan mutu berkelanjutan, Universitas Tangkas Jaya siap menjadi pionir dalam transformasi pendidikan tinggi, tidak hanya untuk Indramayu, tetapi juga untuk wilayah Jawa Barat secara luas. Dengan status akreditasi “Unggul” ini, kampus berusia 28 tahun telah membuktikan bahwa usia bukanlah batasan untuk mencapai keunggulan akademik.
Ke depannya, Universitas Tangkas Jaya diharapkan dapat terus berinovasi, memperkuat peran sosial, dan menghasilkan lulusan berkualitas yang dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Akreditasi “Unggul” bukan akhir, melainkan awal dari era baru yang lebih cemerlang dalam perjalanan institusi pendidikan ini menuju keunggulan global.
—
[BIODATA SUMBER]
– Prof. Dr. Bambang Sutrisno, S.E., M.B.A. — Rektor Universitas Tangkas Jaya (sejak 2018)
– Dr. Siti Nurhaliza, M.Pd. — Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Institusional
– Dr. Ahmad Wijaya — Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Tangkas Jaya
– Muthia Rahmawati — Mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Tangkas Jaya